Resmi Dilantik, Pengurus Baru Ormawa INN Al Farabi Diharapkan Masuki Era Inovasi

PANGANDARAN — Institut Nasional Al Farabi (INN Al Farabi) Pangandaran secara resmi melantik jajaran pengurus Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), serta Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) untuk masa bakti 2026–2027. Prosesi pelantikan yang berlangsung di lingkungan kampus ini menandai mulainya estafet kepemimpinan baru dalam mengemban amanah keorganisasian serta menyuarakan aspirasi civitas akademika muda selama satu tahun ke depan.

Agenda krusial ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan institusi, antara lain Wakil Rektor I Bidang Akademik Ahmad Hapidin, S.H., M.Pd., Wakil Rektor II Dr. Yanti Nurdiyanti, S.Pd.I., M.M., serta Wakil Rektor III Dr. Yayat Hidayat, M.Pd.I.

Prosesi pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh pihak rektorat sebagai bentuk legalitas dan pengesahan struktur kepengurusan anyar. Rektor INN Al Farabi, Dasep Supriatna Ubaidillah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mahasiswa yang telah dipercaya memegang kendali organisasi kemahasiswaan (ormawa).

Dasep menekankan bahwa ormawa berposisi strategis sebagai laboratorium kepemimpinan yang melatih karakter, wawasan, serta adaptabilitas mahasiswa dalam menyelesaikan berbagai dinamika sosial.

“Kami menaruh harapan besar kepada SEMA di bawah kepemimpinan Azizul Akbar, DEMA yang diketuai Muhammad Lukmanul Hakim, beserta seluruh HMPS agar mampu melahirkan terobosan inovatif, menjaga integritas moral, dan menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara mahasiswa dan institusi,” ungkap Dasep saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (26/8/2026).

Selain itu, Rektor mengimbau para aktivis kampus untuk tetap menjaga harmonisasi antara tanggung jawab keorganisasian dan komitmen akademik. Menurutnya, pengalaman berorganisasi semestinya memperkaya proses pembelajaran di bangku kuliah, bukan mengorbankan capaian akademik.

Senada dengan visi institusi, Ketua DEMA INN Al Farabi periode 2026–2027, Muhammad Lukmanul Hakim, menyatakan kesiapannya dalam mengorkestrasi jajaran pengurus untuk merealisasikan berbagai program kerja strategis. Fokus utamanya mencakup sinergi antarlembaga kemahasiswaan, penguatan iklim riset, hingga efektivitas pengabdian masyarakat yang berdampak langsung.

“Kepengurusan DEMA periode ini berfokus pada dorongan kolaborasi lintas lembaga, peningkatkan kapasitas riset mahasiswa, serta implementasi pengabdian masyarakat yang terukur dan berdampak nyata,” ujar Muhammad. Ia menambahkan bahwa indikator keberhasilan organisasi masa kini tidak lagi sekadar kuantitas program kerja, melainkan sejauh mana kegiatan tersebut mampu menjawab tantangan mahasiswa dan memberi solusi bagi masyarakat.

Prosesi pengukuhan diakhiri dengan penyerahan bendera almamater sebagai simbolisasi penyerahan mandat kepemimpinan, ditutup dengan sesi dokumentasi bersama. Memasuki periode kerja baru ini, pengurus SEMA, DEMA, dan HMPS 2026–2027 dituntut untuk mentransformasikan amanah yang diemban ke dalam program-program yang tidak hanya kritis dan kolaboratif, tetapi juga solutif bagi kemajuan kampus dan masyarakat luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *