Pangandaran– Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STITNU) Alfarabi Pangandaran menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan standar publikasi ilmiah di kancah global dengan sukses menyelenggarakan In-House Training bertajuk Tata Kelola Jurnal Internasional dan Jurnal Terindeks Scopus. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari penuh pada Selasa dan Rabu, 28-29 April 2026 ini mengambil lokasi di Villa Kiara Hills guna menciptakan suasana belajar yang kondusif sekaligus inspiratif bagi para peserta. Acara ini menghadirkan kolaborasi narasumber ahli yang kompeten di bidangnya, yakni Prof. Dr. Dasep Supriatna Ubaidillah, M.Ag., CIEC. selaku Ketua STITNU Alfarabi Pangandaran, didampingi oleh Prof. Dr. Hasan Baharun, M.Pd. dari Universitas Nurul Jadid Probolinggo, serta Dr. Ir. Moch. Mahsun, S.Kom., MT. dari Universitas Islam Syarifuddin Lumajang. Sinergi ketiga pakar ini memberikan perspektif yang luas bagi peserta, mulai dari kebijakan strategis institusi hingga teknis mendalam mengenai navigasi sistem jurnal. Selama jalannya pelatihan, seluruh peserta dibekali dengan pemahaman komprehensif mengenai mekanisme tata kelola jurnal agar mampu menembus standar indeksasi Scopus. Materi yang disampaikan mencakup standarisasi manajemen Open Journal Systems (OJS), teknik penulisan artikel ilmiah yang memiliki dampak tinggi, hingga strategi dalam menghadapi proses peer-review yang ketat. Peserta tidak hanya menyimak teori, tetapi juga terlibat langsung dalam sesi diskusi teknis yang membahas cara-cara nyata dalam meningkatkan kualitas substansi artikel agar layak dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi. Kegiatan ini diakhiri dengan harapan besar bahwa pengetahuan teknis yang didapatkan selama dua hari di Pangandaran dapat segera diimplementasikan untuk mendongkrak jumlah publikasi ilmiah internasional dari lingkungan kampus. Dengan tata kelola yang lebih profesional dan terstandar, STITNU Alfarabi optimis dapat memperluas kontribusi akademiknya di level global dan memperkuat posisi institusi dalam pemeringkatan publikasi ilmiah internasional.


