Seminar Internasional: Mindful Parenting: Manajemen Stress Anak dan Manajemen Disiplin Anak

Pada hari Sabtu, tanggal 11 April 2026, telah dilaksanakan kegiatan Seminar Internasional dengan tema “Mindful Parenting: Manajemen Stress Anak dan Manajemen Disiplin Anak”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh STITNU Al Farabi Pangandaran secara daring melalui platform Zoom Meeting, dimulai pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB. Seminar ini menghadirkan beberapa narasumber, di antaranya Dr. Mohd Al Mahdi Hussain (Malaysia), Luluk Mukaromah, M.Pd, dan Euis Trismayanti, M.Pd., M.Pd.I selaku Ketua Prodi PIAUD STITNU Al Farabi Pangandaran. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, khususnya mahasiswa, pendidik, dan praktisi pendidikan anak. Dalam seminar tersebut, Euis Trismayanti, M.Pd., M.Pd.I menyampaikan materi yang berfokus pada manajemen stres anak serta penerapan disiplin yang efektif dalam pola asuh mindful parenting. Beliau menekankan bahwa stres pada anak merupakan kondisi yang sering terjadi akibat tekanan berlebih, kekhawatiran, serta ketidakmampuan anak dalam menghadapi tuntutan lingkungan. Oleh karena itu, peran orang tua dan pendidik sangat penting dalam mengenali tanda-tanda stres sejak dini. Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa faktor penyebab stres pada anak dapat berasal dari lingkungan keluarga, sekolah, maupun pergaulan sosial. Dampak dari stres yang tidak ditangani dengan baik dapat memengaruhi perkembangan emosional, sosial, hingga perilaku anak. Anak dapat menunjukkan gejala seperti perubahan suasana hati, kurangnya motivasi, hingga penarikan diri dari lingkungan sosial. Dalam pemaparannya, Euis juga menyoroti pentingnya pendekatan mindful parenting, yaitu dengan menerapkan tiga langkah utama: 1. Mendengar (Dengar) secara penuh perhatian terhadap anak, 2. Memvalidasi (Validasi) perasaan yang dirasakan anak, 3. Merespons (Respons) dengan cara yang tepat dan bijak. Selain itu, beliau memberikan beberapa teknik sederhana dalam regulasi emosi anak, seperti latihan pernapasan mindful selama satu menit, mengajak anak beristirahat sejenak ketika mengalami tekanan, serta membangun komunikasi positif dalam keluarga. Dalam aspek disiplin, Euis Trismayanti menjelaskan bahwa disiplin tidak hanya berkaitan dengan aturan, tetapi juga harus dilandasi oleh komunikasi efektif, pemahaman emosi, dan pendekatan yang membangun harga diri anak (self-esteem). Model sederhana seperti pendekatan ABC (Antecedent, Behavior, Consequence) dapat digunakan untuk memahami perilaku anak dan memberikan respons yang tepat. Beliau juga menambahkan pentingnya membantu anak dalam mengubah pola pikir negatif melalui pendekatan kognitif (CBT sederhana), serta mendorong keterlibatan anak dalam aktivitas positif yang dapat meningkatkan kesejahteraan emosional. Sebagai penutup, disampaikan bahwa upaya pencegahan stres pada anak dapat dilakukan melalui: • Membangun lingkungan yang positif dan suportif, • Mengajak anak terlibat dalam aktivitas yang menyenangkan, • Memberikan dukungan emosional secara konsisten, • Serta, jika diperlukan, melakukan pendampingan profesional seperti konseling. Sementara itu, narasumber lainnya turut memberikan penguatan materi terkait konsep parenting dan pengelolaan emosi anak dari perspektif yang lebih luas, sehingga memperkaya wawasan peserta seminar. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat memahami pentingnya pengasuhan yang sadar (mindful parenting) dalam membantu anak mengelola stres dan membentuk disiplin yang positif, sehingga mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *