Lulusan PIAUD INN Al Farabi Diminta Tak Berhenti pada Gelar, Kaprodi Tekankan Pentingnya Pengabdian

ALFARABI.AC.ID — Pelepasan lulusan Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Institut Nasional Nusantara (INN) Al Farabi, 16 September 2026, menjadi momentum refleksi atas perjalanan akademik sekaligus awal pengabdian para lulusan di tengah masyarakat.

Setelah melewati sekitar empat tahun masa perkuliahan, para mahasiswa akhirnya sampai pada fase yang selama ini dinantikan. Di balik capaian tersebut terdapat perjalanan panjang yang tidak selalu mudah, mulai dari mempelajari teori perkembangan anak, merancang media pembelajaran kreatif, mengikuti berbagai proses akademik, hingga menyelesaikan penelitian dan skripsi.

Ketua Program Studi PIAUD INN Al Farabi, Euis Trismayanti, M.Pd.I., M.Pd., menyebut pelepasan lulusan sebagai momen istimewa yang menyimpan kebanggaan sekaligus haru.

“Hari ini adalah momen yang sangat istimewa. Ada rasa bangga yang luar biasa yang tentunya tidak bisa disembunyikan. Perjalanan empat tahun terakhir bukanlah hal yang mudah,” ujar Euis dalam sambutannya.

Ia mengatakan, perjalanan mahasiswa selama menempuh pendidikan tidak hanya diisi dengan keberhasilan. Ada kelelahan, air mata, tekanan akademik, tetapi juga kebahagiaan dan tawa yang menjadi bagian dari proses pembentukan diri.

“Dari bergelut dengan teori perkembangan anak, menyusun media pembelajaran yang kreatif, hingga akhirnya menuntaskan skripsi. Di saat proses itulah ada air mata, capek, ada tawa pula. Alhamdulillah, akhirnya semua itu terbayar,” katanya.

Lulusan PIAUD Punya Peran Strategis

Menurut Euis Trismayanti, M.Pd.I., M.Pd., capaian akademik para lulusan harus dilanjutkan dengan kesadaran terhadap tanggung jawab profesi. Sebagai lulusan PIAUD, mereka akan berhadapan dengan fase perkembangan anak yang sangat menentukan bagi pembentukan karakter dan kemampuan anak pada tahap berikutnya.

“Sebagai lulusan Prodi PIAUD, kalian memegang peran yang sangat krusial. Anak usia dini adalah masa emas, dan kalian adalah arsitek pertama yang membentuk karakter, kecerdasan, dan fondasi moral generasi mendatang,” tuturnya.

Karena itu, Euis Trismayanti, M.Pd.I., M.Pd. mengingatkan bahwa menjadi pendidik anak usia dini tidak cukup hanya dengan menguasai teori dan metode pembelajaran.

Pendidik PIAUD, kata dia, juga membutuhkan kesabaran, empati, keteladanan, dan keikhlasan. Keempatnya menjadi modal penting dalam mendampingi anak yang memiliki karakter, kebutuhan, dan tahap perkembangan yang berbeda-beda.

Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa profesi pendidik anak usia dini memiliki dimensi kemanusiaan yang kuat. Guru tidak hanya membantu anak mengenal angka, huruf, warna, atau berbagai pengetahuan dasar, tetapi juga hadir dalam proses pembentukan karakter dan kebiasaan positif anak.

Tiga Pesan Ketua Prodi untuk Para Lulusan

Dalam kesempatan tersebut, Euis Trismayanti, M.Pd.I., M.Pd. menyampaikan tiga pesan kepada para lulusan.

Pertama, mencintai diri sendiri dan menjaga integritas. Menurutnya, integritas harus menjadi bagian dari identitas seorang pendidik karena guru merupakan figur yang menjadi rujukan dan teladan bagi peserta didik.

Kedua, mencintai orang tua, menghargai pasangan bagi yang telah menikah, serta menghormati guru dan dosen. Pesan ini disampaikan sebagai pengingat bahwa keberhasilan seseorang tidak berdiri sendiri, melainkan lahir dari dukungan dan doa banyak pihak.

Ketiga, tetap berada di jalan Allah SWT dan menebarkan kebermanfaatan.

Ketiga pesan tersebut menjadi bekal moral bagi lulusan dalam memasuki kehidupan setelah perguruan tinggi.

“Atas nama seluruh civitas akademika Prodi PIAUD, kami mengucapkan selamat atas kelulusan kalian. Kami juga mohon maaf jika selama proses perkuliahan ada bimbingan yang kurang berkenan,” ujar Euis.

Ia juga memastikan bahwa hubungan antara program studi dan mahasiswa tidak berakhir setelah mereka menyelesaikan pendidikan.

“Pintu Prodi PIAUD terbuka untuk kalian. Selamat melangkah ke dunia nyata. Jadilah pendidik PIAUD yang berkarakter, menginspirasi, dan dicintai anak-anak,” katanya.

Dekan dan Rektor Bekali Lulusan dengan Perspektif Akademik dan Pengabdian

Dekan dan Rektor Bekali Lulusan dengan Perspektif Akademik dan Pengabdian

Pelepasan lulusan PIAUD INN Al Farabi juga menjadi momentum bagi pimpinan perguruan tinggi untuk menyampaikan pesan akademik dan arah pengabdian kepada para lulusan. Dalam pemaparannya, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) INN Al Farabi, Dr. Irpan Ilmi, S. Hum., M. M., menekankan pentingnya menjadikan kelulusan sebagai awal dari perjalanan profesional dan pengabdian di tengah masyarakat.

Menurut Dr. Irpan Ilmi, S. Hum., M. M., pendidikan tinggi tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik. Gelar merupakan bagian dari proses, sedangkan tantangan berikutnya adalah bagaimana kompetensi, pengetahuan, dan nilai-nilai yang diperoleh selama perkuliahan dapat diaktualisasikan dalam kehidupan profesional.

“Kelulusan bukanlah titik akhir dari proses belajar. Justru setelah menyelesaikan pendidikan, para lulusan memasuki fase baru untuk membuktikan bahwa ilmu yang diperoleh selama di perguruan tinggi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Dekan FTIK.

Ia mengingatkan bahwa dunia pendidikan terus mengalami perubahan. Perkembangan teknologi, dinamika sosial, perubahan karakter peserta didik, serta tuntutan profesionalisme menuntut para pendidik untuk memiliki kemampuan beradaptasi dan kemauan untuk terus belajar.

Bagi lulusan PIAUD, kemampuan tersebut menjadi semakin penting karena mereka akan berhadapan dengan generasi anak yang tumbuh dalam lingkungan sosial dan teknologi yang berbeda dari generasi sebelumnya.

Karena itu, Irpan mendorong para lulusan untuk membangun tradisi belajar sepanjang hayat, menjaga integritas, serta terus meningkatkan kompetensi profesional.

“Jadilah lulusan yang terus belajar, mampu beradaptasi, menjaga integritas, menjaga nama baik almamater, dan menghadirkan kebermanfaatan. Di mana pun berada, bawalah nilai-nilai pendidikan dan keislaman yang telah diperoleh selama berada di INN Al Farabi,” pesannya.

Sementara itu, Rektor INN Al Farabi, Dr. Dasep Supriatna Ubaidillah, M.Ag., M.Pd.I, Ph.D., dalam pemaparannya memberikan perspektif yang lebih luas mengenai posisi lulusan sebagai bagian dari perjalanan pengembangan institusi. Para lulusan tidak hanya membawa ijazah dan gelar akademik, tetapi juga membawa identitas, nilai, dan nama almamater ketika memasuki ruang profesional dan kehidupan bermasyarakat.

Rektor menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan lulusan agar mampu menghadapi perubahan zaman sekaligus tetap memiliki pijakan nilai. Karena itu, capaian akademik perlu berjalan beriringan dengan karakter, etika, kemampuan berkolaborasi, kreativitas, serta kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

Dalam konteks tersebut, para lulusan PIAUD diharapkan dapat mengambil peran dalam memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini. Keahlian yang diperoleh selama menempuh pendidikan diharapkan tidak hanya digunakan untuk kepentingan karier pribadi, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia.

Pemaparan Dekan dan Rektor tersebut memperlihatkan bahwa pelepasan lulusan bukan sekadar seremoni akhir masa studi. Momentum ini menjadi bagian dari proses alih peran dari mahasiswa menjadi insan profesional dan anggota masyarakat yang memiliki tanggung jawab keilmuan dan sosial.

Dengan demikian, para lulusan diharapkan mampu membawa semangat INN Al Farabi ke berbagai ruang pengabdian, terus mengembangkan kompetensi, serta menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai sumber kebermanfaatan bagi keluarga, lembaga pendidikan, masyarakat, bangsa, dan agama.Doa Mengiringi Langkah Lulusan

Suasana pelepasan semakin khidmat ketika Ketua Prodi PIAUD menyampaikan doa untuk para lulusan.

Euis Trismayanti, M.Pd.I., M.Pd. memanjatkan harapan agar ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan menjadi ilmu yang memberikan keberkahan dan manfaat bagi kehidupan.

“Ya Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat-Mu atas segala rahmat dan karunia-Mu, sehingga pada hari ini kami dapat berkumpul dalam pelepasan lulusan Program Studi PIAUD,” ucapnya.

Ia kemudian mendoakan agar ilmu yang telah diperoleh para lulusan menjadi cahaya yang menuntun perjalanan mereka.

“Karuniakanlah keberkahan atas ilmu yang telah diperoleh para lulusan kami selama menempuh pendidikan. Jadikanlah ilmu tersebut sebagai cahaya yang menuntun langkah mereka serta menjadi ilmu yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” lanjutnya.

Doa juga dipanjatkan agar para lulusan diberikan kemudahan dalam perjalanan karier, rezeki yang halal, serta keteguhan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan setelah meninggalkan bangku kuliah.

“Bukakanlah pintu-pintu keberhasilan, kemudahan, dan rezeki yang halal bagi mereka. Terangkanlah jalan karier mereka, lindungilah mereka dari rasa putus asa, dan jadikan keberhasilan hari ini sebagai awal dari perjalanan yang penuh keberkahan,” tuturnya.

Doa tersebut kemudian ditutup dengan pembacaan Al-Fatihah.

Dari Kampus Menuju Dunia Pengabdian

Pelepasan lulusan PIAUD INN Al Farabi pada akhirnya bukan hanya tentang berakhirnya masa studi. Momentum tersebut menjadi titik peralihan dari kehidupan akademik menuju ruang pengabdian yang lebih luas.

Para lulusan kini memiliki kesempatan untuk mengembangkan kompetensi di berbagai bidang pendidikan anak usia dini, sekaligus membawa nilai-nilai yang diperoleh selama proses pendidikan ke tengah masyarakat.

Bagi Prodi PIAUD INN Al Farabi, keberhasilan lulusan juga menjadi bagian dari perjalanan institusi dalam menyiapkan sumber daya manusia pendidikan yang memiliki kompetensi akademik sekaligus karakter.

Pesan untuk terus belajar, menjaga integritas, menghormati orang tua dan guru, serta menebarkan kebermanfaatan menjadi benang merah dari pelepasan tersebut.

Saatnya Melanjutkan Perjalanan Bersama INN Al Farabi

Perjalanan para lulusan PIAUD menjadi gambaran bahwa pendidikan tinggi merupakan proses panjang untuk membangun pengetahuan, kompetensi, karakter, dan kesiapan menghadapi kehidupan profesional.

Bagi generasi berikutnya yang ingin menempuh pendidikan tinggi dan mempersiapkan diri menjadi bagian dari dunia pendidikan maupun bidang profesional lainnya, Institut Nasional Nusantara (INN) Al Farabi membuka kesempatan bagi calon mahasiswa baru.

INN Al Farabi hadir sebagai ruang untuk bertumbuh melalui pendidikan tinggi yang mengintegrasikan keilmuan, nilai-nilai Islam, inovasi, dan kebutuhan masyarakat.

Jangan hanya merencanakan masa depan. Mulailah membangunnya melalui pendidikan.

Informasi penerimaan mahasiswa baru dan proses pendaftaran dapat diakses melalui:

alfarabi.ac.id

atau

pmb.alfarabi.ac.id

INN Al Farabi — tempat bertumbuhnya ilmu, karakter, dan kontribusi untuk masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *