ALFARABI.AC.ID | Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU) Al Farabi Pangandaran kembali memperkuat peran akademisnya dalam kancah kebijakan publik melalui penyelenggaraan Workshop Penulisan Policy Brief bertajuk “Bridging the Gap”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 9 Januari 2026, dengan fokus utama memberikan pemahaman mendalam mengenai tata cara penyusunan dokumen kebijakan yang mampu memengaruhi regulasi di tingkat daerah maupun nasional.
Workshop ini menghadirkan dua narasumber ahli yang kompeten di bidangnya, yaitu Dr. Irpan Ilmi, S. Hum., M. M. dan Muhtadin, S. HI., M. IP., M. H. Kehadiran para pakar ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan (gap) antara hasil riset akademis dengan kebutuhan praktis para pengambil kebijakan (regulator).

Mengubah Riset Menjadi Regulasi
Dalam sesinya, Dr. Irpan Ilmi menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki fungsi strategis dalam menghasilkan ilmu pengetahuan yang harus diamalkan di masyarakat. Beliau menjelaskan bahwa policy brief merupakan instrumen krusial bagi sivitas akademika untuk menjalankan peran sebagai agent of change atau agen perubahan.
“Pendidikan tinggi harus inovatif dan responsif melalui pelaksanaan Tridharma, termasuk dalam menghasilkan pengabdian masyarakat yang berbasis penalaran dan karya penelitian,” ujar Dr. Irpan merujuk pada fungsi pendidikan tinggi sesuai UU No. 12 Tahun 2012. Melalui penulisan policy brief yang tepat, hasil penelitian dosen dan mahasiswa tidak hanya berakhir di perpustakaan, tetapi menjadi rekomendasi konkret bagi kebijakan publik.
Keterampilan Strategis Abad 21
Kegiatan ini juga selaras dengan pengembangan keterampilan abad 21 yang sering ditekankan dalam lingkungan Institut Nasional Nusantara Al Farabi (transformasi dari STITNU Al Farabi). Penulisan dokumen kebijakan menuntut kemampuan Critical Thinking & Problem Solving serta Accessing & Analyzing Information yang tajam.
Muhtadin, S. HI., M. IP., M. H. dalam paparannya melengkapi aspek teknis penulisan, memberikan panduan bagaimana menyusun narasi kebijakan yang persuasif, berbasis data, dan memiliki landasan hukum yang kuat. Workshop ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dosen dan mahasiswa dalam menyuarakan solusi atas isu-isu sosial dan pendidikan melalui dokumen resmi yang diakui oleh pemerintah.
Moderator dalam acara ini memastikan diskusi berlangsung interaktif, di mana peserta diajak membedah berbagai studi kasus regulasi yang membutuhkan intervensi pemikiran akademis. Dengan suksesnya workshop ini, STITNU Al Farabi Pangandaran semakin mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada pengajaran, tetapi juga aktif berkontribusi dalam perbaikan sistem regulasi nasional.
Mari Berkontribusi bagi Bangsa bersama Institut Nasional Nusantara Al Farabi!
Ingin menjadi bagian dari perubahan nyata bagi masyarakat? Bergabunglah dengan kampus yang mendukung penuh inovasi dan kreativitas mahasiswanya.
- Website: alfarabi.ac.id
- WhatsApp: [082240573387]
- Alamat:Jl Cigugur, KM. 03 Pasir Kiara, Blok. Pst. Babakan Jamanis, Karangbenda, Parigi, Pangandaran, Jawa Barat.
Jadilah inovator masa depan, bergabunglah dengan Institut Nasional Nusantara Al Farabi
